Showing posts with label Akuntansi. Show all posts
Showing posts with label Akuntansi. Show all posts

Wednesday, June 11, 2014

Pengertian Konsolidasi! Contoh Soal Konsolidasi Beserta Penyelesaiannya – Istilah Konsolidasi dalam ekonomi

Pengertian Konsolidasi! Contoh Soal Konsolidasi Beserta Penyelesaiannya – Istilah Konsolidasi dalam ekonomi – Untuk para pelaku yang terlibat dalam dunia ekonomi, tentu istilah konsolidasi sudah familiar, khususnya untuk para akuntan baik dari kalangan mahasiswa maupun yang sudah terjun langsung kedalam dunia ekonomi. Sebelumnya saya juga sudah mengulas tentang Merger, yang merupakan salah satu cara dalam penggabungan usaha. Kali ini, dalam postingan ini saya akan mengulas tentang Konsolidasi khususnya pengertian konsolidasi dan contoh soal konsolidasi. Baik, dibawah ini adalah pembahasannya :

Pengertian Konsolidasi
Dalam lingkup ekonomi, pengertian konsolidasi dapat diartikan sebagai penggabungan usaha yang dilakukan dengan cara menggabung antar perusahaan melalui pembentukan perusahaan baru, dan perusahaan yang bergabung tersebut sudah tidak memiliki status hukum lagi, namun “perusahaan baru” hasil dari penggabungan usaha tersebutlah yang memiliki status hukum. Sebagai contoh, PT. S dan PT. I sepakat melakukan penggabungan usaha dengan membentuk perusahaan baru, yaitu PT. SI. Karena penggabungan tersebut, maka PT. S dan PT. I sudah tidak lagi memiliki status hukum, dan PT. SI lah yang sekarang memiliki status hukum.

Contoh Soal Konsolidasi
Berikut ini adalah contoh soal konsolidasi beserta cara penyelesaiannya, saya sajikan dalam dua metode sekaligus, yaitu metode Purchase (Pembelian) dan metode Pooling Of Interest (Penyatuan Kepentingan).

PT. S dan PT. I diketahui telah sepakat untuk melakukan penggabungan usaha dengan membentuk PT. SI. Diketahui pula data keuangan masing-masing perusahaan sebelum penggabungan adalah sebagai berikut :


RekeningPT. SPT. IJumlah
Nilai BukuNilai PasarNilai BukuNilai PasarNilai BukuNilai Pasar
Aktiva :
Kas50.00050.00075.00075.000125.000125.000
Piutang75.00070.000100.00095.000175.000165.000
Persediaan90.000110.000150.000190.000240.000300.000
Aktiva tetap135.000170.000175.000230.000310.000400.000
Jumlah aktiva350.000400.000500.000590.000850.000990.000
Pasiva :
Hutang100.000100.000150.000140.000250.000240.000
Modal200.000250.000450.000
Agio modal saham20.00040.00060.000
Laba ditahan30.00060.00090.000
Jumlah modal250.000300.000350.000450.000600.000750.000
Jumlah pasiva350.000400.000500.000590.000850.000990.000

Dari data keuangan diatas, sekarang kita coba untuk menyelesaikan kasus tersebut, kita coba untuk mencatat penggabungan tersebut, dan membuat neraca setelah penggabungan, apabila :
1. Seandainya PT. SI menerbitkan saham dengan nilai nominal sebesar Rp. 600.000, dan nilai pasar saham tersebut adalah sebesar 840.000

2.    Seandainya PT. SI menerbitkan saham dengan nilai nominal sebesar Rp. 600.000, dan nilai pasar saham tersebut adalah sebesar Rp. 630.000


Penyelesaiannya :

MENGGUNAKAN METODE PURCHASE

1.    Bila PT. SI menerbitkan saham dengan nilai nominal sebesar Rp. 600.000, dan nilai pasar saham tersebut adalah sebesar 840.000

Menghitung Agio modal saham dan goodwill
Agio modal saham
840.000 – 600.000240.000
Goodwill
Nilai pasar modal saham840.000
Nilai pasar aktiva bersih (total aktiva – total hutang)750.000 (-)
Goodwill90.000

Mencatat penggabungan (jurnal)

RekeningDebetKredit
Kas125.000
Piutang165.000
Persediaan300.000
Aktiva tetap400.000
Goodwill90.000
Hutang240.000
Modal600.000
Agio modal saham240.000


NERACA PT. SI
Per 1 Januari 2014

Aktiva :
Kas125.000
Piutang165.000
Persediaan300.000
Aktiva tetap400.000
Goodwill90.000
Total aktiva1.080.000
Pasiva :
Hutang240.000
Modal600.000
Agio modal saham240.000
Total pasiva1.080.000

2.    Bila PT. SI menerbitkan saham dengan nilai nominal sebesar Rp. 600.000, dan nilai pasar saham tersebut adalah sebesar Rp. 630.000

Menghitung agio modal saham dan goodwill
Agio modal saham
630.000 – 600.00030.000
Goodwill
Nilai pasar modal saham630.000
Nilai pasar aktiva bersih750.000 (-)
Goodwill negatif120.000

Goodwill negative diperlakukan sebagai pengurang aktiva non moneter, dalam kasus ini hanya terdapat 2 aktiva non moneter, yaitu persediaan dan aktiva tetap.
**Aktiva tak berwujud juga termasuk dalam aktiva non moneter.


Rekening persediaan300.000
Rekening aktiva tetap400.000 (+)
Jumlah700.000
Nilai pengurang untuk persediaan (300.000/700.000) x 120.00051.429
Nilai pengurang utk aktiva tetap (400.000/700.000) x 120.00068.571 (+)
Jumlah120.000



KeteranganNilai pasarGoodwill negatifHarga perolehan
Persediaan300.00051.429248.571
Aktiva tetap400.00068.571331.429

Mencatat penggabungan (jurnal)

RekeningDebitKredit
Kas125.000
Piutang165.000
Persediaan248.571
Aktiva tetap331.429
Hutang240.000
Modal600.000
Agio modal saham30.000

NERACA PT. SI
Per 1 Januari 2014


Aktiva :
Kas125.000
Piutang165.000
Persediaan248.571
Aktiva tetap331.429
Total aktiva870.000
Pasiva :
Hutang240.000
Modal600.000
Agio modal saham30.000
Total pasiva870.000

** Sebelum lanjut ke penyelesaian menggunakan metode polling of interest, perlu diperhatikan bahwa ketika kita menggunakan metode purchase, maka dasar perhitungan/pencatatan yang digunakan adalah dengan nilai wajar/nilai pasar. Sebaliknya jika kita menggunakan metode pooling of interest, maka dasar perhitungan/pencatatan yang digunakan adalah nilai buku.

MENGGUNAKAN METODE POOLING OF INTEREST
1.    Bila PT. SI menerbitkan saham dengan nilai nominal sebesar Rp. 600.000, dan nilai pasar saham tersebut adalah sebesar 840.000

Karena modal saham baru > modal saham lama (600.000 > 450.000), maka terjadi penambahan sebesar 150.000, dan penambahan ini akan mengurangi agio modal saham dan laba ditahan untuk menutup penambahan tersebut. Total agio adalah 60.000, dan seluruhnya digunakan untuk menutup penambahan tersebut, jadi agio sekarang menjadi nol. Namun agio belum dapat menutup sepenuhnya penambahan diatas, masih kurang 90.000. maka diambilkan dari laba ditahan sebesar 90.000, dan karena total laba ditahan adalah sebesar 90.000, maka laba ditahan menjadi nol juga, karena telah digunakan seluruhnya untuk menutup penambahan diatas.

Seandainya agio modal saham saja dapat menutup penambahan sebesar 150.000 tersebut, maka laba ditahan tak perlu digunakan untuk menutup penambahan yang terjadi, karena agio modal saham saja sudah cukup untuk menutupnya.

Jika modal saham baru = modal saham lama, maka tidak ada yang mengalami perubahan. Jika modal saham baru < modal saham lama, maka akan terjadi penurunan, dan jumlah penurunan tersebut akan ditambahkan pada agio modal saham.

Mencatat penggabungan (jurnal)

RekeningDebitKredit
Kas125.000
Piutang175.000
Persediaan240.000
Aktiva tetap310.000
Hutang250.000
Modal600.000

NERACA PT. SI
Per 1 Januari 2014

Aktiva :
Kas125.000
Piutang175.000
Persediaan240.000
Aktiva tetap310.000
Total aktiva850.000
Pasiva :
Hutang250.000
Modal600.000
Total pasiva850.000

2.    Bila PT. SI menerbitkan saham dengan nilai nominal sebesar Rp. 600.000, dan nilai pasar saham tersebut adalah sebesar Rp. 630.000

Untuk penyelesaian kasus ini, cara dan perhitungannya sama persis dengan yang diatas, karena yang digunakan adalah metode pooling of interest, maka kita menggunakan nilai buku. Nilai nominal saham adalah nilai buku, jadi nilai nominal saham lah yang kita gunakan, tak peduli seberapa besar nilai pasar sahamnya tetap saja tidak kita gunakan dalam metode ini.

Pengertian Konsolidasi! Contoh Soal Konsolidasi – Baik, saya kira cukup untuk postingan kali ini, semoga ulasan mengenai pengertian konsolidasi dan contoh soal konsolidasi diatas dapat bermanfaat, selebihnya saya mohon maaf. Terimakasih.

Tuesday, April 22, 2014

Pengertian Merger! Contoh Soal Merger Beserta Cara Penyelesaiannya

Pengertian Merger! Contoh Soal Merger Beserta Cara Penyelesaiannya – Saya sangat yakin kalian sering mendengar kata merger, mungkin dari Tv, Koran, majalah dan dari media lainnya. Di dunia Ekonomi jaman sekarang salah satu cara penggabungan usaha yaitu merger sering dilakukan oleh perusahaan-perusahaan tertentu untuk ekspansi pangsa pasar mereka, jadi tidak heran jika kalian sering mendengar kata-kata merger. Baik, untuk kalian yang sedang belajar tentang merger, berikut ini adalah pengertian merger dan contoh soal merger beserta cara penyelesaiannya.

Pengertian Merger
Merger merupakan salah satu penggabungan usaha yang dilakukan dengan cara membeli perusahaan lain, dan perusahaan yang dibeli atau dikuasai tersebut sudah tidak memiliki status hukum lagi (yang memiliki status hukum adalah perusahaan yang membeli/yang menguasai), serta perusahaan yang dibeli/dikuasai tersebut menjadi anak perusahaan. Misalkan, PT. A mengakuisisi PT. B, karena PT. B telah diakuisisi oleh PT. A maka PT. B sudah tidak memiliki status hukum lagi, dan PT. B menjadi anak perusahaan PT. A.

Contoh Soal Merger
Berikut ini adalah contoh soal merger yang dapat saya sampaikan :
Pada tanggal 1 januari 2014, PT. A mengakuisisi semua asset milik PT. B. Biaya untuk membeli PT. B diperoleh oleh PT. A melalui penerbitan saham sebanyak 10.000 lembar dengan nilai nominal per lembarnya Rp. 10, dan saham tersebut dijual dengan harga Rp. 60 per lembarnya. Diketahui neraca PT. B sebelum akuisisi adalah sebagai berikut :

NERACA PT. B

RekeningNilai BukuNilai Wajar
Kas dan piutang40.00040.000
Persediaan60.00080.000
Tanah50.00070.000
Bangunan dan peralatan400.000350.000
Akumulasi depresiasi(150.000)
Hak patent80.000
Total Aktiva400.000620.000
Hutang lancar100.000110.000
Modal saham100.000
Agio saham50.000
Laba di tahan150.000
Jumlah modal510.000
Total hutang dan modal400.000620.000

Penyelesaian :
Jika PT. A menggunakan metode pooling of interest (penyatuan kepentingan) dan metode purchase (pembelian) dalam pencatatan, maka untuk mencatat akuisisi tersebut dan menyusun neraca setelah penggabungan dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut :

Metode Pooling Of Interest
10 x 10.000 = 100.000
karena modal baru = modal lama, maka agio saham dan laba ditahan tidak berubah, jika seandainya modal baru > modal lama, maka selisih tersebut menjadi pengurang agio saham, jika agio saham tidak cukup untuk menutupi selisihnya maka menjadi pengurang laba ditahan. Jika modal baru < modal lama, maka menjadi penambah agio saham dan laba ditahan.

Jurnal menggunakan Pooling Of Interest

RekeningDebitKredit
Kas dan piutang40.000
Persediaan60.000
Tanah50.000
Bangunan dan peralatan400.000
Hutang lancar100.000
Modal saham100.000
Agio saham50.000
Laba ditahan150.000
Akm dep. Bangunan & peralatan150.000

Neraca PT. A setelah penggabungan

Kas dan piutang40.000
Persediaan60.000
Tanah50.000
Bangunan dan peralatan400.000
Akm. Dep. Bangunan dan peralatan(150.000)
Total Aktiva400.000
Hutang lancar100.000
Modal saham100.000
Agio saham50.000
Laba ditahan150.000
Total hutang dan modal400.000

Metode Purchase
Perhitungan

Nilai pasar modal saham 60 x 10.000 =600.000
Nilai pasar aktiva bersih (total aktiva – total hutang)510.000 (-)
Goodwill90.000

Jurnal menggunakan metode purchase

RekeningDebitKredit
Kas dan piutang40.000
Persediaan80.000
Tanah70.000
Bangunan dan peralatan350.000
Hak patent80.000
Goodwill90.000
Hutang lancar110.000
Modal saham100.000
Agio modal saham500.000

Neraca PT. A setelah penggabungan

Kas dan piutang40.000
Persediaan80.000
Tanah70.000
Bangunan dan peralatan350.000
Hak patent80.000
Goodwill90.000
Total Aktiva710.000
Hutang lancar110.000
Modal saham100.000
Agio modal saham500.000
Total hutang dan modal710.000

Catatan* Ketika metode yang digunakan adalah Pooling Of Interest, maka dasar penghitungan yang digunakan adalah nilai buku, dan jika metode yang digunakan adalah Purchase maka dasar penghitungan yang digunakan adalah nilai wajar/nilai pasar.

Baik, terimakasih telah mampir diblog ini, sekian pembahasan saya mengenai pengertian merger dan contoh soal merger. Semoga bermanfaat.

Thursday, September 12, 2013

Standar Akuntansi Internasional

Standar Akuntansi Internasional – Di era dimana perekonomi tumbuh dengan pesat, adanya perkembangan industri, dan beraneka ragamnya bisnis yang bermunculan, serta telah melibatkan tidak hanya dalam negeri saja tetapi telah sampai pada lintas negara, maka dengan adanya hal tersebut perlu untuk dibentuk suatu aturan atau perbaikan atau standar yang menyamakan dan atau menyeragamkan prosedur akuntansi, regulasi dan lainnya, maka dibentuklah International Accounting Standards Committee (IASC) pada tahun 1973.

Perlunya Untuk Membuat Suatu Standar Akuntansi Internasional Berapa banyak perusahaan yang berada di jepang ? Berapa jenis industri yang berada di jepang ? Jawabannya pasti cukup banyak, atau malah sangat banyak, itupun hanya satu negara, bagaimana dengan negara-negara lain, Berapa banyak perusahaan yana ada di seluruh dunia dan berapa banyak jenis industri yang ada di seluruh dunia ? Seperti yang saya sebutkan diatas bahwa di era perekonomian yang berkembang pesat ini sudah melibatkan pada lintas negara, seperti halnya investor, dan perluasan usaha. Bisa kita bayangkan jika standar akuntansi internasional tidak dibentuk, bisa jadi setiap perusahaan dari setiap negara menentukan standar akuntansi berbeda-beda,  saya rasa hal tersebut jelas akan memperumit aktivitas ekonomi, misalkan saja anda seorang investor asal indonesia, untuk memaksimalkan uang yang anda miliki, maka anda memutuskan untuk berinvestasi di tiga perusahaan di tiga negara berbeda, yaitu di perusahaan A di amerika, perusahaan B di jepang, dan di perusahaan C di jerman, sebelum berinvestasi di suatu perusahaan tentu saja anda akan menilai perusahaan tersebut terlebih dahulu, ketika anda menilai perusahaan-perusahaan tersebut, bagaimana jika setiap perusahaan tersebut menetapkan standar akuntansinya berbeda-beda, atau bagaimana jika setiap negara tersebut menetapkan standar akuntansinya berbeda-beda, apa mungkin anda harus mempelajari standar-standar mereka terlebih dahulu, membutuhkan waktu yang lama, bukankah lebih enak jika standar perusahaan telah seragam, karena itulah diperlukan sebuah standar akuntansi internasional yang menyeragamkan setiap perusahaan di setiap negara.

Wednesday, September 11, 2013

Pengertian Metode Fifo dan Metode Lifo (Penilaian Persediaan)

Metode Fifo dan Metode Lifo (Penilaian Persediaan) – Salah satu metode yang digunakan untuk menilai persediaan adalah dengan menggunakan metode fifo (first in, first out) dan dengan menggunakan metode lifo (last in, first out). Metode fifo yaitu first in first out menjelaskan bahwa barang pertama yang masuk berarti barang tersebutlah yang pertama keluar, sedangkan metode lifo yaitu last in first out menjelaskan bahwa barang terakhir yang masuk maka barang tersebut yang pertama keluar. Untuk memberikan gambaran agar lebih jelas, dibawah ini adalah contoh kasus yang melibatkan penilaiaan persediaan.

Dibawah ini adalah informasi persediaan barang dagangan dari Estelle Company selama bulan oktober :

Tanggal 1 oktober, persediaan 2.000 unit dengan harga pokok 5.000 per unit
Tanggal 11 oktober, penjualan 1.700 unit dengan harga 15.000 per unit
Tanggal 15 oktober, pembelian 4.000 unit dengan harga 7.500 per unit
Tanggal 20 oktober, penjualan 3.000 unit dengan harga 20.000 per unit
Tanggal 22 oktober, pembelian 3.500 unit dengan harga 10.000 per unit
Tanggal 27 oktober, penjualan 3.000 unit dengan harga 23.000 per unit
Tanggal 31 oktober, digudang terdapat 1.500 unit barang dagang yang masih tersedia

Dari informasi diatas, coba cari laba bersihnya dengan asumsi bahwa Estelle Company menggunakan metode Fifo-perpetual dalam mencatat dan menilai persediaan.

Untuk melihat penyelesaian kasusnya, silahkan download dilink dibawah ini
DOWNLOAD

Tuesday, August 20, 2013

Pengertian Anuitas Dan Contoh Soal Anuitas

Pengertian anuitas dan contoh soal anuitas - Dapat dikatakan bahwa anuitas merupakan serangkaian pembayaran atau penerimaan sejumlah uang dengan jumlah yang sama besar yang dilakukan secara periodik dengan jangka waktu (selisih waktu) yang sama, serta bunga dimajemukkan sekali pada setiap jangka waktu (selisih waktu) tersebut. Anuitas dapat digolongkan atau diklasifikasikan menjadi dua, yaitu anuitas biasa dan anuitas jatuh tempo, Anuitas diklasifikasikan menjadi anuitas biasa ketika terjadi pada akhir periode, sedangkan anuitas jatuh tempo diklasifikasikan karena terjadi pada awal periode.
Selain pengklasifikasian menjadi anuitas biasa dan anuitas jatuh tempo, dalam pembahasan/materi anuitas adapula istilah nilai masa depan dan nilai sekarang dari anuitas (anuitas biasa dan anuitas jatuh tempo). Untuk lebih jelasnya saya akan memberikan contoh penyelesaian kasus (soal) dari anuitas, dibawah ini adalah contoh soal anuitas, dan jawaban dari soal tersebut dapat anda download.

Contoh Soal Anuitas
  1. (Nilai masa depan dari anuitas biasa)- Estelle Company mendepositokan uang sebesar 200.000 pada setiap akhir enam bulan selama lima tahun untuk membangun pabrik produksi, agar produksinya lebih banyak, jika suku bunga 4%, berapakah jumlah deposito tersebut pada akhir lima tahun ?
  2. (Nilai masa depan dari anuitas jatuh tempo) - Asumsikan bahwa anda merencanakan untuk menikah pada umur 25 tahun, namun saat ini umur anda baru 20 tahun, untuk mewujudkan rencana anda tersebut anda akan mendepositikan uang 500.000 pada setiap tanggal lahir anda, dan kebetulan saat ini adalah hari ulang tahun anda tepat yang ke-20 tahun, jadi mulai hari ini anda akan mendepositokan sejumlah uang tersebut, kemudian anda saat ini ingin mengetahui berapa uang yang akan terkumpul sampai anda umur 25 tahun, 10% dimajemukkan secara tahunan.
  3. (Nilai sekarang dari anuitas biasa) - Perusahaan memiliki penerimaan sebesar 100.000 yang akan diterima setiap akhir tahun selama tiga tahun, perusahaan ingin mengetahui nilai sekarang dari tiga penerimaan tersebut yang didiskontokan pada 11%.
  4. (Nilai sekarang dari anuitas jatuh tempo) - Estelle Company menyewa mesin pabrik dengan biaya 1.000.000 setiap tahun yang akan dibayarkan pada awal tahun selama lima tahun, diketahui bahwa suku bunga 12%.
 Jawabannya sebagai berikut :


NoPerhitungan
1= 200.000⁡ (1+0,04)^(10 )- 1 / 0.04
= 200.000 (12,00610712)
= 2.401.221,425
2= (1+0,1 )^5 - 1 / 0,1
= 6, 1051
=6, 1051 × 1,1
=6,71561 × 500.000
=3.357.805
Keterangan : 1,1 berasal dari 1 + 10%
3= 100.000 (1 – 1 /⁡(1+0,11)^3 / 0,11)
= 100.000 (2,443714715)
= 244.371,4715
4= 1.000.000 ( 1 - 1 /⁡(1+0,12)^(5-1)  +1 / 0,12 )
= 1.000.000 ( 4,037349342)
= 4.037.349,342


DOWNLOAD CONTOH JAWABANNYA 

Terimakasih, anda telah membaca artikel saya yang berjudul pengertian anuitas dan contoh soal anuitas

Sunday, August 11, 2013

Pengertian Sistem Informasi Akuntansi

Pengertian sistem informasi akuntansi- Sebuah sistem informasi akuntansi sangat penting untuk sebuah perusahaan, apalagi perusahaan yang sudah tergolong sebagai perusahaan besar, saking pentingnya sistem informasi akuntansi bagi perusahaan, banyak juga yang membutuhkan sistem tersebut. Dalam artikel saya kali ini, saya akan membahas dan mencoba untuk menjelaskan seputar sistem informasi akuntansi.

Pengertian Sistem Informasi Akuntansi
Data transaksi yang dimiliki oleh perusahaan akan dikumpulkan dan diproses menggunakan sebuah sistem, sistem tersebutlah yang dimaksud dengan sistem informasi akuntansi, selain untuk mengumpulkan dan memproses data transaksi yang dimiliki, oleh perusahaan sistem informasi akuntansi juga digunakan untuk mendistribusikan informasi yang dihasilkan dari sistem tersebut kepada pihak yang berkepentingan.
Dari uraian diatas mungkin akan muncul sebuah pertanyaan, kenapa data transaksi harus dikumpulkan dan diproses ? Yah, perusahaan perlu untuk mengumpulkan dan memproses data transaksi yang ada, misalkan saja kita sebagai pemilik perusahaan, ada data transaksi untuk pembelian bahan baku, kita sebagai pemilik perusahaan tidak maukan data transaksi untuk pembelian bahan baku tersebut hilang entah kemana dan tidak dicatat, jika hal tersebut terjadi bagaimana perusahaan menentukan jumlah yang digunakan untuk membeli bahan baku, maka dari itu perusahaan membutuhkan sistem informasi akuntansi, karena jika perusahaan tidak memilikinya maka perusahaan akan memiliki informasi yang tidak akurat dan kemungkinan besar perusahaan akan mengalami pemborosan dalam beroperasi. Contoh kasus "bahan baku" tersebut hanya satu contoh dari buruknya sistem informasi akuntansi yang dimiliki suatu perusahaan, bisa kita bayangkan jika perusahaan tersebut benar-benar memiliki sistem informasi akuntansi yang buruk, atau malah tidak ada sistem informasi akuntansi, sungguh akan kacau perusahaan tersebut !
Bagaimana perusahaan yang tidak memiliki sistem informasi akuntansi dapat mengontrol piutang atau hutang yang dimilikinya jika data tersebut hilang, atau tidak diketahui, hal tersebut bisa mengakibatkan kerugian yang besar bagi perusahaan, karena itulah sebuah sistem informasi akuntansi sangat penting dan sangat dibutuhkan oleh suatu perusahaan.

Sistem Informasi Akuntansi Yang Baik
Percuma dan akan sangat sia-sia jika perusahaan memiliki sistem informasi akuntansi namun sistem tersebut tidak bisa diandalkan. Manajemen sangat membutuhkan sistem informasi akuntansi yang dapat diandalkan untuk memenuhi kebutuhan informasi yang diperlukan. Jika didalam perusahaan terdapat sistem informasi akuntansi yang baik, setidaknya sistem tersebut akan membantu manajemen untuk mengetahui informasi sebagai berikut :
  1. Informasi mengenai penjualan, dengan informasi penjualan, manajemen dapat membandingkan penjualan yang telah dicapai saat ini dengan penjualan sebelumnya (per periode)
  2. Informasi mengenai hutang, dengan informasi ini manajemen dapat melihat besaran dan jenis hutang yang ada
  3. Informasi mengenai arus kas, dengan informasi ini manajemen dapat melihat besaran arus kas yang terjadi, baik arus kas masuk maupun arus kas keluar
  4. Informasi mengenai divisi produk, jika perusahaan tidak hanya memiliki satu produk, dengan informasi ini manajemen dapat melihat apakah divisi-divisi yang dimiliki perusahaan ada yang mengalami kerugian
  5. Informasi untuk menganalisis apakah akan menaikkan dividen atau tidak kepada para pemegang saham.
Selain lima informasi yang dapat diperoleh oleh manajemen dengan baiknya sistem informasi akuntansi perusahaan, sistem informasi akuntansi juga dapat memberikan informasi-informasi lainnya kepada manajemen. Jika sistem informasi akuntansi benar-benar baik, maka informasi-informasi dengan mudah dapat diperoleh oleh manajemen yang mungkin dapat digunakan untuk bahan kajian atau evaluasi untuk mencapai tujuan perusahaan.

Terimakasih anda telah membaca artikel saya yang berjudul pengertian sistem informasi akuntansi. Semoga bermanfaat. Mohon maaf jika ada kesalahan dan kekeliruan apapun. Kritik, saran, ataupun tambahan dapat anda sampaikan dengan berkomentar.

Tuesday, July 23, 2013

Contoh Neraca ! Pengertian dan Kegunaan Neraca.

Contoh neraca, pengertian dan kegunaan neraca- Sesuai pemahaman saya, bahwa neraca atau laporan posisi keuangan adalah suatu laporan yang merupakan bagian dari laporan keuangan yang menyediakan mengenai pelaporan aktiva, kewajiban dan ekuitas pemegang saham pada tanggal tertentu.

Kegunaan neraca
Salah satu kegunaan neraca adalah untuk menilai risiko perusahaan, namun selain untuk menilai risiko perusahaan, neraca juga dapat digunakan untuk meramalkan atau menilai arus kas dimasa depan suatu perusahaan.

Contoh kegunaan neraca
Misalkan saja saya seorang investor yang memiliki kelebihan uang cukup besar, untuk memanfaatkan kelebihan uang tersebut saya ingin membeli saham perusahaan yang menurut saya baik, untuk menentukan mana perusahaan yang baik, saya melihat laporan keuangan beberapa perusahaan, salahsatunya adalah dengan melihat neraca perusahaan, dari beberapa neraca perusahaan yang telah saya lihat, ada perusahaan, sebut saja perusahaan x dalam neraca tahun 2011 dan tahun 2012 menyajikan kenaikan piutang dan persediaan barang jadi siap jual, dengan melihat kenaikan piutang dan persediaan barang jadi siap jual tersebut saya menilai bahwa perusahaan x adalah perusahaan yang kurang baik atau tidak baik, karena kenaikan piutang tersebut mengindikasikan bahwa perusahaan mengalami kesulitan dalam menagih piutang kepada para pelanggan, kalau perusahaan tidak mengalami kesulitan dalam menagih piutang, tentu saja piutang tersebut akan mengalami penurunan karena telah ditagih (asumsi tidak ada penambahan penjualan kredit kepada pelanggan), sedangkan kenaikan persediaan barang jadi siap jual mengindikasikan bahwa produk yang dijual oleh perusahaan mungkin tidak laku dipasaran, atau mungkin kalah bersaing dengan produk-produk dari para pesaing lainnya.

Contoh Neraca 

Estelle Company
Neraca
Per 31 Desember

NERACA
AKTIVA
Aktiva Lancar
Kas63.000
Sekuritas yang tersedia untuk dijual45.500
Piutang usaha250.000
Penyisihan piutang tak tertagih2.500 (₋)247.500
Persediaan31.000
Beban dibayar dimuka22.000 (+)
Total aktiva lancar409.000
Investasi Jangka Panjang
Investasi dalam PT Jaya Sakti400.000
Investasi dalam PT WestIndo330.000 (+)730.000
Properti, Pabrik, dan Peralatan
Tanah175.000
Bangunan850.000
Akumulasi penyusutan bangunan250.000 (₋)600.000
Mesin133.000
Akumulasi penyusutan mesin15.000 (₋)118.000 (+)
Total property, pabrik, dan peralatan893.000
Aktiva Tak Berwujud
Goodwill200.000 (+)
Total Aktiva2.232.000
KEWAJIBAN DAN EKUITAS PEMEGANG SAHAM
Kewajiban Lancar
Hutang usaha260.000
Hutang pajak penghasilan180.000 (+)
Total kewajiban lancar440.000
Hutang Jangka Panjang
Surat hutang 11%, 10 tahun, jatuh tempo 1 januari 2017950.000 (+)
Total Kewajiban1.390.000
Ekuitas Pemegang Saham
Modal disetor
Saham preferen 6%, nilai pari $5, beredar 80.000 lembar400.000
Saham biasa, nilai pari $2, beredar 150.000 lembar300.000
Tambahan modal disetor55.000 (+)755.000
Laba ditahan87.000 (+)
Total Ekuitas Pemegang Saham842.000 (+)
Total Kewajiban dan Ekuitas Pemegang Saham2.232.000


Selain akun akun (aktiva, kewajiban dan ekuitas pemegang saham) yang dilaporkan didalam neraca tersebut, terdapat informasi tambahan yang dilaporkan, informasi tambahan tersebut biasanya meliputi tiga informasi, yaitu kontinjensi, kebijakan akuntansi, dan situasi kontraktual.
Kontinjensi, adalah suatu situasi yang tidak pasti dimasa depan, seperti tuntutan hukum akibat pelanggaran hak cipta, jika kelak perusahaan memenangkan tuntutannya akibat hak ciptanya dilanggar oleh perusahaan lain, mungkin perusahaan akan menerima ganti rugi.
Kebijakan akuntansi, menjelaskan metode yang digunakan oleh perusahaan, seperti penilaian persediaan atau metode yang digunakan untuk penyusutan, dan penilaian lainnya.
Situasi kontraktual, menjelaskan mengenai ketentuan ketentuan tertentu, seperti, persyaratan peminjaman yang dibuat oleh kreditor untuk mempertahankan modal kerja, atau mungkin persyaratan untuk mempertahankan aktiva tertentu.

Terimakasih telah membaca artikel saya mengenai contoh neraca! pengertian dan kegunaan neraca, semoga bermanfaat. Dan saya mengucapkan mohon maaf jika ada kekeliruan dan kesalahan apapun dalam artikel ini.

Download Contoh Neraca

Sunday, July 14, 2013

Pengertian dan Contoh Laporan Laba-Rugi! Laporan Laba-Rugi Single Step dan Multiple Step

Contoh dan pengertian laporan laba-rugi-  pengertian laporan laba-rugi-Menurut saya, laporan laba rugi adalah laporan yang merupakan bagian dari laporan keuangan yang memuat informasi mengenai hasil operasi perusahaan, baik itu pendapatan dan pengeluaran selama peride tertentu.
Laporan laba-rugi ini cukup penting keberadaannya, karena laporan ini dapat dijadikan alat untuk memprediksi arus kas dimasa mendatang, banyak pemekai laporan keuangan yang memakai laporan laba-rugi ini untuk memprediksi arus kas masa depan, seperti para investor dan kreditor. para investor dan kreditor perlu untuk memprediksi arus kas perusahaan masa depan sebelum mereka menyuntikkan dana mereka ke perusahaan tesebut, tentu saja para investor dan kreditor tidak mau menyuntikkan dana kepada perusahaan yang mereka nilai arus kas atau kenerjanya jelek dan mengandung resiko yang terlalu besar.

Bagaimana laporan laba-rugi dapat memprediksi arus kas masa depan perusahaan ??
Kita lihat bahwa ketika perusahaan mengalami kenaikan pendapatan yang konsisten, walaupun tidak signifikan tetapi konsisten dari tahun ke tahun, hal tersebut dapat dijadikan oleh investor dan kreditor sebagai keyakinan bahwa arus kas, pendapatan, dan juga laba adalah baik, lebih baik lagi jika naik walau tidak signifikan. Saya rasa, itulah salah satu harapan para investor dan kreditor dengan melihat laporan laba-rugi perusahaan.

Contoh laporan laba-rugi

Gak perlu basa-basi, langsung saja saya berikan contoh laporan laba-rugi. Dibawah ini adalah dua contoh laporan laba-rugi, laporan laba-rugi single step dan laporan laba-rugi multiple step

Diketahui bahwa Estelle Company memiliki data-data berikut ini :
  1. penjualan sebesar 5.000.000
  2. pendapatan sewa 2.500.000
  3. persediaan barang dagang awal, 1 januari 2012 sebesar 550.000
  4. persediaan barang dagang akhir, 31 desember 2012 sebesar 560.000
  5. pembelian 1.200.000
  6. pengeluaran untuk angkut dan transportasi- masuk 100.000
  7. pengeluaran untuk gaji dan komisi penjualan 350.000
  8. pengeluaran untuk iklan 70.000
  9. pengeluaran untuk angkut dan transportasi-keluar 80.000
  10. penyusutan peralatan penjualan 20.000
  11. pengeluaran untuk telepon 30.000
  12. pengeluaran untuk jasa hukum 100.000
  13. pengeluaran untuk asuransi 15.000
  14. penyusutan bangunan 20.000
  15. penyusutan peralatan kantor 10.000
  16. pajak penghasilan 100.000
Informasi tambahan
Terdapat diskon penjualan sebesar 20.000 dan diskon pembelian sebesar 14.000.
Contoh laporan laba-ruginya sebagai berikut :

Contoh laporan laba-rugi single step

Estelle Company
Laporan laba-rugi
Per 31 Desember 2012

Laporan laba rugi single step
Pendapatan
Penjualan bersih4.980.000
Pendapatan sewa2.500.000
Total pendapatan7.480.000
Beban
Harga pokok penjualan1.276.000
Beban penjualan550.000
Beban administrasi145.000
Beban pajak penghasilan100.000
Total beban2.071.000
Laba bersih5.409.000



Contoh laporan laba-rugi multiple step

Estelle Company
Laporan laba-rugi
Per 31 Desember 2012


Laporan laba rugi multiple step
Pendapatan penjualan
Penjualan5.000.000
Diskon penjualan20.000 (-)
Pendapatan penjualan bersih4.980.000
Harga pokok penjualan
Persediaan barang dagang awal550.000
Pembelian1.200.000
Diskon pembelian14.000 (-)
Pembelian bersih1.186.000
Biaya angkut-masuk100.000 (+)1.286.000 (+)
Barang tersedia untuk dijual1.836.000
Persediaan barang dagang akhir560.000 (-)
Harga pokok penjualan1.276.000 (-)
Laba kotor atas penjualan3.704.000
Beban operasi
Beban penjualan :
Gaji dan komisi penjualan350.000
Beban iklan70.000
Beban angkut-keluar80.000
Penyusutan peralatan penjualan20.000
Beban telepon30.000 (+)550.000
Beban administrasi :
Beban jasa hukum100.000
Beban asuransi15.000
Penyusutan bangunan20.000
Penyusutan peralatan kantor10.000 (+)145.000 (+)
695.000 (-)
Laba dari operasi3.009.000
Pendapatan dan keuntungan lainnya
Pendapatan sewa2.500.000 (+)
5.509.000
Beban dan kerugian lainnya
--(-)
Laba sebelum pajak penghasilan5.509.000
Pajak penghasilan100.000 (-)
Laba bersih5.409.000

Dari kedua contoh laporan laba-rugi diatas, dapat kita lihat bahwa laporan laba-rugi multiple step lebih rumit daripada single step, namun multiple step memberikan informasi yang lebih detail.

Yah seperti itulah gan, pengertian dan contoh laporan laba-rugi yang dapat saya sajikan, semoga bermanfaat gan. Oke, terimakasih...

Tuesday, June 11, 2013

Pengertian Anggaran Sektor Publik! Fungsi, Prinsip, dan Jenis Anggaran Sektor Publik

Segala puji bagi ALLAH SWT yang telah memberikan kesempatan kepada saya selaku pemilik blog ini untuk kembali berbagi ilmu kepada kalian kalian semuanya. Dalam artikel saya kali ini , saya akan berbagi kepada para pembaca artikel yang berjudul pengertian anggaran sektor publik! fungsi, prinsip, dan jenis anggaran sektor publik. Semoga artikel ini bermanfaat untuk kalian semua....

Pengertian Anggaran Sektor Publik
Anggaran sektor publik adalah suatu rencana kerja yang dibuat dan digunakan oleh pemerintah, baik itu pemerintah pusat maupun pemerintah daerah yang dinyatakan dalam bentuk ukuran financial, yang memuat informasi mengenai pendapatan, belanja, aktivitas, dan pembiayaan, dalam satuan moneter.
Dari penjelasan saya diatas, yaitu dibuat dan digunakan oleh pemerintah, baik itu pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, ini menunjukkana bahwa yang namanya anggaran sektor publik memang khusus untuk pemerintah, dan menurut saya termasuk juga BUMN dan BUMD.

Fungsi Anggaran Sektor Publik
Sesuatu yang dibuat alangkah indahnya jika memiliki fungsi, tidak seperti hal hal lain yang tidak memiliki guna dan fungsi, anggaran sektor publik memiliki fungsi yang cukup baik, salah satunya adalah sebagai alat perencanaan, sebagai alat pengendalian, sebagai alat penilaian kinerja, dan lain lain.

Pentingnya Anggaran Sektor Publik
Adanya anggaran sektor publik merupakan hal yang sangat penting sekali, dibawah ini adalah alasan pentingnya harus dibuat anggaran sektor publik, salah satunya adalah sebagai berikut :
  1. Bentuk tanggungjawab pemerintah kepada rakyatnya
  2. Kebutuhan ataupun keperkuan masyarakat tidak terbatas, malah berkembang dan sumber daya terbatas, maka anggaran sangat dibutuhkan
  3. Alat untuk mengarahkan pembangunan, juga
  4. Untuk menaikkan tingkat kualitas hidup masyarakat
  5. Dan hal hal lainnya.
Prinsip Prinsip Anggaran Sektor Publik
Tidak main main, anggaran sektor publikpun memiliki prinsip, dibawah ini adalah beberapa hal yang menjadi prinsip anggaran sektor publik, salah satunya adalah sebagai berikut, yaitu :
  1. Publik harus mengetahuinya
  2. Jelas dan Akurat
  3. Komprehensif, dan juga
  4. Periodik
  5. Dan lain lain
Sebenarnya masih ada beberapa hal yang menjadi prinsup anggaran sektor publik, tapi mohon maaf ya jika saya tidak menyebutkannya.. hhehehe

Jenis Jenis Anggaran Sektor Publik
Secara garis besar anggaran sektor publik memiliki dua jenis, yaitu anggaran tradisional dan anggaran NPM (New Public Management )

Anggaran Tradisional
Anggaran tradisional bersifat line item serta incrementalism, anggaran berfokus pada pertanggungjawaban yang terpusat dan pengawasan yang terpusat, serta dalam hal besarnya penambahan atau pengurangan jumlah yang akan dianggarkan hanya menggunakan data tahun sebelumnya untuk menambah atau mengurangi jumlahnya tanpa ada kajian yang mendalam.
New Public Management
Jika anggaran tradisional berfokus pada berfokus pada pengawasan dan pertanggungjawaban yang terpusat, lain jika new public management, karena anggaran ini fokusnya pada kinerja organisasi. Dalam New Public Management telah berkembang beberapa pendekatan, seperti pemdekatan PPBS (Planning, programming & budgeting system ), ZBB ( Zero based budgeting ), dan teknik anggaran kinerja atau performance budgeting

Terimakasih atas perhatiannya. semoga bermanfaat. amien.

Thursday, May 2, 2013

Obligasi Konvertibel

Dalam kesempatan yang saya kira cukup baik ini, saya selaku pemilik blog ingin berbagi kepada para sobat semuannya mengenai Obligasi Konvertibel.


Obligasi Konvertibel
kira kira apa yang ada dibenak para pembaca jika mendengar kata obligasi konvertibel! mungkin kata obligasilah yang sudah tidak asing lagi, apalagi untuk para ekonom, sudah umum sekali saya rasa. Lalu bagaimana dengan obligasi konvertibel, pernahkah pembaca mendengar kata tersebut? untuk yang belum selahkan kalian baca baca artikel ini, bagi yang sudah boleh menambahkan dikomentar atau mengkritik juga boleh, silahkan saja ! Oke, kita langsung saja pada pengertian atau definisi obligasi konvertibel, Obligasi Konvertibel merupakan obligasi yang dapat ditukarkan atau dikonversi dengan suatu sekuritas di dalam suatu perusahaan. Jadi ketika seseorang memegang sebuah obligasi milik suatu perusahaan, maka orang tersebut dapat menukarnya dengan sekuritas, seperti saham. Investor akan menukarkan obligasi ini dengan saham ketika saham perusahaan meningkat secara signifikan, tentu saja selain karena faktor keuntungan juga karena saham sangat menarik untuk dimiliki.
Untuk mengilustrasikannya, asumsikan bahwa perusahaan anda menerbitkan obligasi konvertibel senilai 1.000.000 yang memiliki premi 6.000 yang dapat ditukarkan dengan 100 lembar saham biasa pada nilai pari 1.000. ketika saat penukaran, premi obligasi yang belum dibayarkan 5.000. maka ayat jurnal untuk penukaran tersebut adalah sebagai berikut
 
      Hutang obligasi                                                  1.000.000
      Premi atas hutang obligasi                                   5.000
          Saham biasa                                                         100.000
          Agio saham                                                           905.000


Saham Preferen Konvertibel
Setelah diatas dijelaskan apa itu obligasi konvertibel, sekarang kita bahas sedikit mengenai apa itu saham preferen konvertibel. Saham Preferen Konvertibel adalah sebuah saham preferen yang dapat ditukar atau dikonversi menjadi saham biasa.
sebagai contoh, anda sebagai pemegang saham preferen konvertibel 500 lembar pada nilai pari Rp.2, premi 300 menukarkan dengan saham biasa 500 lembar pada nilai pari Rp. 3. maka ayat jurnalnya sebagai berikut

      Saham preferen konvertibel                                  1.000
      Agio saham                                                          300
      Laba ditahan                                                        200
           Saham biasa                                                             1.500


Sekian dulu artikel yang dapat saya bagi, semoga bermanfaat untuk semuanya.
Terimakasihh atas perhatian dan kesediaannya untuk membaca artikel saya,. jika ada yang ingin ditambahkan atau saran atau kritik silahkan berkomentar. sekali lagi terimakasih.