Showing posts with label Ekonomi Lainnya. Show all posts
Showing posts with label Ekonomi Lainnya. Show all posts

Sunday, December 21, 2014

Review LAKIP (Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah) Provinsi DIY Tahun 2013

Review LAKIP (Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah) Provinsi DIY Tahun 2013

Dari 17 Indikator Kinerja Utama (IKU) Gubernur tahun 2013, kinerja yang dicapai menunjukkan bahwa 16 IKU telah memenuhi  kriteria tinggi (2 IKU)  maupun bahkan, lebih banyak yang masuk  kriteria sangat baik (14 IKU) . Satu IKU yaitu “Persentase satuan pendidikan yang menerapkan model pendidikan berbasis budaya” belum menentukan target kinerjanya, karena adanya proses transisi dari RPJMD 2009-2013 ke RPJMD 2012-2017. Transisi ini membutuhkan penyesuaian indikator kinerja yang baru akan dihitung mulai tahun 2014, khususnya untuk jumlah sekolah yang menjadi sasaran pembinaan model pendidikan berbasis budaya dan model unggulan mutu pendidikan.

Untuk 2 IKU yang masuk kriteria baik,  adalah IKU “Lama Tinggal Wisatawan Nusantara” yang realisasinya mencapai 79.50% dari target,  dan IKU “Lama tinggal wisatawan mancanegara” yang mencapai 88,37% dari target. Tantangan utama yang dihadapi menunjukkan bahwa diperlukan upaya yang lebih serius untuk memasarkan dan mengembangan berbagai destinasi wisata di DIY, selain mendorong lingkungan yang mendukung ( enabling environment ) seperti ketersediaan transportasi, perhotelan dan penguatan serta pelibatan masyarakat lokal dalam pengembangan budaya dan pariwisata.

Sementara 14 IKU yang lain, pencapaiannya masuk kategori sangat baik yaitu indikator yang pencapaiannya  ≥ 91%.  Sebanyak 8 IKU diantaranya memiliki kinerja sangat baik (91-100) yaitu:
  1. Peran  serta dan apresiasi masyarakat dalam pengembangan dan pelestarian budaya meningkat
  2. Rata-rata lama sekolah
  3. Pendapatan perkapita pe rtahun (ADHK) (Juta)
  4. Indeks Ketimpangan Antar Wilayah
  5. Indeks Ketimpangan Pendapatan
  6. Nilai Akuntabilitas Kinerja Pemerintah
  7. Opini pemeriksaan BPK
  8. Persentase Peningkatan Kualitas Lingkungan
  9. IKU mencapai lebih dari 100% dari target yang ditetapkan untuk tahun 2013.
Indikator-indikator ini mencakup:
  1. Derajat partisipasi masyarakat dalam pengembangan dan pelestarian Budaya
  2. Angka Melek huruf
  3. Angka Harapan Hidup
  4. Jumlah wisatawan nusantara
  5. Jumlah wisatawan mancanegara
  6. Kesesuaian pemanfaatan ruang terhadap RTRW Kab/Kota dan RTRW Provinsi meningkat.
Evaluasi atas data-data pendukung dan permasalahan atas setiap sasaran menunjukkan beberapa tantangan yang perlu menjadi perhatian bagi Pemda DIY ke depan.  Pertama, walaupun beberapa IKU telah mencapai target yang sangat baik, persoalan-persoalan di masyarakat belum sepenuhnya bisa dijawab dengan baik pula. Tantangan-tantangan ini terutama nampak dalam kondisi terkait dengan persoalan penurunan ketimpangan (baik antar wilayah maupun pendapatan), kualitas lingkungan dan penegakan tata ruang, hingga meningkatkan lama tinggal wisatawan baik nusantara maupun mancanegera. Peran Pemda DIY diperlukan untuk memastikan perlindungan dan pemenuhan hak bagi setiap warga negara, dengan menjadi fasilitator dan katalisator atas berbagai inisiatif yang dilakukan oleh berbagai pihak dalam pembangunan. Ini juga mencakup pentingnya perlindungan dan peningkatan inklusi sosial bagi warga miskin dan kelompok-kelompok marjinal lainnya yang masih menghadapi ketimpangan akses dan manfaat pembangunan.

Kedua, hal ini juga bisa diartikan, pentingnya koordinasi dan sinergi antara Pemda DIY dengan berbagai unsur baik Pemerintah Kabupaten/Kota di wilayah DIY, daerah yang berbatasan dengan DIY maupun juga dengan pihak-pihak di luar pemerintah. Beberapa sasaran seperti peningkatan pendapatan, pengurangan ketimpangan dan peningkatan jumlah dan lama tinggal wisatawan menunjukkan pentingnya kontribusi dan koordinasi dengan dunia usaha dan juga masyarakat. Tanpa koordinasi dan sinergi yang dibangun dengan sungguh-sungguh dan berpijak pada pengakuan dan penghargaan akan kontribusi berbagai pihak ini, upaya-upaya mencapai sasaran dan indikator kinerja akan menjadi lebih sulit untuk dicapai. Bagi instansi di lingkungan Pemda DIY sendiri, ini bisa berarti perlunya peningkatan efektivitas dan pencapaian kinerja sehingga beberapa tantangan ini bisa dijawab.

Di luar IKU, pencapaian kinerja pemerintah daerah juga ditunjukkan oleh pencapaian target  Millenium Development Goals (MDGs) dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) beserta Indeks Pembangunan Gender (IPG). Trend dari tahun ke tahun menunjukkan bahwa pencapaian IPM dan IPG di DI Y menunjukkan kecenderungan yang positif karena nilainya selalu meningkat, walaupun masih menyisakan persoalan kesenjangan gender dalam hal pencapaian angka melek huruf, rata-rata lama sekolah dan sumbangan pendapatan. Untuk pencapaian target MDGs, dari 41 indikator, sebanyak 34 indikator telah dan akan tercapai pada tahun 2015. Diantara 34 indikator ini, sebagian indikator bahkan sudah tercapai saat ini sebelum tahun 2015 yang menjadi tahun  pencapaian tujuan MDGs. Beberapa indikator di bidang pendidikan telah menunjukkan pencapaian yang baik,  seperti pencapaian angka melek huruf usia 15-25 tahun, ataupun rasio angka partisipasi murni baik perempuan dan laki-laki di jenjang pendidikan SD dan SLTP. Namun demikian, beberapa indikator diperkirakan tidak akan bisa tercapai pada tahun 2015, seperti penurunan angka kemiskinan, kesehatan reproduksi dan HIV/AIDS, serta indikator untuk penurunan emisi karbon dan kawasan lindung perairan. Beberapa indikator ini perlu menjadi perhatian dari program dan kegiatan pada tahun yang akan datang.

Tuesday, August 6, 2013

Analisis Laporan Keuangan

Analisis laporan keuangan - sebagian pihak merasa perlu untuk melakukan analisis laporan keuangan suatu perusahaan, seperti para pihak investor dan para pihak kreditor. Para pihak kreditor mungkin melihat laporan keuangan perusahaan dan menganalisisnya untuk melihat bagaimana kondisi kesehatan perusahaan, sedangkan untuk pihak investor tentu saja untuk melihat apakah layak perusahaan tersebut untuk diinvestasi. Dalam kesempatan kali ini, dengan artikel saya tentang analisis laporan keuangan , saya akan mencoba untuk memberikan penjelasan mengenai bagaimana menganalisis laporan keuangan suatu perusahaan. Dalam melakukan analisis laporan keuangan yang akan saya berikan, saya akan menggunakan neraca dan laporan laba-rugi, serta sebagian hanya menggunakan salah satunya, dan sebagian juga ditambah dengan informasi lainnya.

Analisis Rasio
Dalam melakukan analisis laporan keuangan dengan menggunakan analisis rasio sebenarnya terdapat lima rasio yang dapat digunakan, namun dalam artikel saya kali ini saya hanya akan menggunakan empat rasio, yaitu likuiditas, solvabilitas, profitabilitas, dan aktivitas.

DOWNLOAD CONTOH ANALISIS RASIO

Analisis Sumber dan Penggunaan Kas
Dalam melakukan analisis laporan keuangan dengan menggunakan analisis sumber dan penggunaan kas, kita harus memisahkan pos-pos yang termasuk sumber kas dan yang termasuk penggunaan kas. Perhatian disini adalah bahwa jika kita salah dalam menggolongkan/memisahkan sumber atau penggunaan kas, risiko yang dihadapi adalah analisis yang dihasilkan juga akan salah.

DOWNLOAD CONTOH ANALISIS SUMBER DAN PENGGUNAAN KAS

Analisis Laporan Perubahan Posisi Keuangan Berbasis Modal Kerja
Sebenarnya dalam melakukan analisis ini terdapat tiga metode, yaitu metode visual, metode worksheet (lima kolom dan tiga kolom), dan metode rekening T , namun dalam analisis yang akan saya berikan saya hanya akan menggunakan metode visual (langsung).

DOWNLOAD CONTOH ANALISISNYA

Terimakasih, anda telah membaca artikel saya yang membahas bagaimana melakukan analisis laporan keuangan. Saya sebagai penulis menyadari bahwa pembahasan yang saya berikan diatas belumlah lengkap, maka dari itu saya menyarankan kepada para pembaca untuk mencari referensi-referensi lainnya yang membahas mengenai analisis laporan keuangan, guna untuk memperlengkap pengetahuan mengenai pembahasan dari artikel ini.
Mohon maaf jika ada kesalahan dan kekeliruan apapun dalam penulisan artikel ini, baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Kritik, saran, dan tambahan dapat anda sampaikan dengan berkomentar.